Femic-VI : Dentuman Musik

1482159807201

Minggu (18/12), UKM Seni Band kembali mengadakan Acara Festival Musik (Femic) ke-VI di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Caltex Riau. Femic merupakan salah satu acara terbesar di PCR setiap tahunnya. Berbagai penampilan dan konser mampu memukau Peserta dan penonton yang hadir. Auditorium GSG menjadi sesak riuh penonton beserta para sponsor yang turut serta hadir mempromosikan barang-barang mereka. Salah satu peserta yakni Santo Dari grup TET G16 berkomentar: “Tema yang diambil tahun ini memang cukup unik karena menggabungkan dua kebudayaan sekaligus, yakni Western┬ádan Eastern.”

1482160041487
Para peserta Femic-VI ini bukan saja dari senior G14 Dan G15, terdapat pula dari mahasiswa baru generasi ke-16 PCR. Sedangkan dari luar PCR pun tidak ketinggalan. Mereka yang dari luar PCR mengakui penginformasian Acara femic ini sudah meluas dan peserta dari jauh pun rela datang hanya untuk mengikuti acara ini. Salah satunya Patrio Taalba seorang personil band sekolah dari kota Bangkinang, mengaku ingin mencari pengalaman dan tertarik dengan acara Femic-V pada tahun sebelumnya. Mereka juga mengomentari Efek pencahayaan yang bagus serta tata panggung yang menawan beserta panitia-panitianya sangat ramah dan mempersiapkan semuanya dengan sangat matang. Mereka mengakui Femic  berbeda dengan acara-acara musik lainnya yang penah mereka datangi.

1482160048046

Banyak kategori lomba yang disediakan panitia. Salah satunya King Of Beatbox yang dimenangkan oleh Ombas , Kemudian Winner Band Eksternal yang disabet oleh Rebellion serta Winner band Internal diraih oleh Distharmony. Sedangkan kategori pementasan Himpunan Mahasiswa terkompak diraih HIMATRON. Tak puas dengan satu prestasi, salah satu band asal HIMATRON juga mendapatkan posisi sebagai Runner up 1 Band Internal yang bernama Simetri. Sedangkan Runner up-2 diraih oleh Good Mood Amplifier. Menyusul HIMATRON, ITSA juga mendapatkan dua kali juara yakni sebagai the best Himpunan Mahasiswa dan juga the Winner Mascot.

Pewarta: Silvi Oktovia Sari
Dokumenter: Ummil Khair